Berita FAKTADAERAH.ID Hari ini

Berita Utama

Kalbar

Sepakbola

Lifestyle

27/02/2026

Perkuat Iman dan Soliditas, Polres Sanggau Gelar Pengajian dan Buka Puasa Bersama di Ramadhan 1447 H



Sanggau, faktadaerah.id Polda Kalbar - Dalam rangka menyemarakkan Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Polres Sanggau menggelar kegiatan pengajian dan buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan pemberian santunan kepada anak yatim dari Panti Asuhan Hidayatullah. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 26 Februari 2026, sekitar pukul 17.00 WIB di Masjid Al-Hikmah Polres Sanggau, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Beringin, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kapolres Sanggau AKBP Sudarsono, S.I.K., M.Si, didampingi Wakapolres Sanggau Kompol Radian Andy Pratomo, S.I.K., M.H., para Pejabat Utama, Kapolsek jajaran, perwira staf, personel Polres Sanggau, Bhayangkari Cabang Sanggau, serta anak-anak yatim dan pengurus Panti Asuhan Hidayatullah.

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Aipda Suriansyah, S.H., yang menambah kekhusyukan suasana menjelang waktu berbuka puasa. Lantunan ayat suci menggema di dalam masjid, menciptakan suasana religius yang penuh ketenangan dan refleksi diri.

Selanjutnya, tausiyah singkat disampaikan oleh Kepala KUA Kecamatan Kapuas, Aminudin, S.Ag. Dalam ceramahnya, ia menekankan pentingnya memaknai Ramadhan sebagai momentum untuk meningkatkan ketakwaan, memperbanyak amal kebajikan, serta memperkuat kepedulian sosial terhadap sesama.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan santunan kepada anak-anak yatim dari Panti Asuhan Hidayatullah. Santunan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Kapolres Sanggau beserta jajaran sebagai bentuk kepedulian dan perhatian di bulan yang penuh berkah.

Kapolres Sanggau dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan mempererat silaturahmi internal, tetapi juga sebagai wujud nyata kepedulian sosial Polres Sanggau kepada masyarakat.

“Ramadhan mengajarkan kita untuk berbagi dan peduli terhadap sesama. Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim sekaligus memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dan spiritual di lingkungan Polres Sanggau,” ujarnya.

AKBP Sudarsono menambahkan, kebersamaan dalam suasana Ramadhan menjadi momen penting untuk membangun solidaritas, baik di internal institusi maupun dengan masyarakat. Menurutnya, kepedulian sosial merupakan bagian dari pengabdian Polri yang harus terus dijaga dan ditingkatkan.

Memasuki waktu Magrib, seluruh peserta kegiatan melaksanakan buka puasa bersama yang dilanjutkan dengan salat Magrib berjamaah. Kebersamaan dalam satu saf menjadi simbol persatuan dan kekompakan antara pimpinan, anggota, Bhayangkari, serta anak-anak yatim yang hadir.

Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terlihat saat seluruh peserta duduk bersama menikmati hidangan berbuka. Tidak ada sekat jabatan maupun posisi, seluruhnya larut dalam kebersamaan yang sederhana namun penuh makna.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat keimanan dan ketakwaan seluruh personel, sekaligus menumbuhkan semangat empati dan kepedulian sosial. Nilai-nilai tersebut dinilai penting dalam mendukung pelaksanaan tugas Polri yang humanis dan profesional.

Dengan terselenggaranya pengajian, santunan anak yatim, dan buka puasa bersama ini, Polres Sanggau menegaskan komitmennya untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum pembinaan rohani sekaligus mempererat hubungan harmonis dengan masyarakat. _(Dny Ard / Humas Res Sgu)_

Publis : Syarif HB 

26/02/2026

Remaja 16 Tahun di Serambai Jaya Tewas Tersengat Listrik Saat Hendak Gunakan Mesin Cuci




Sanggau, faktadaerah.id Polda Kalbar - Peristiwa tragis menimpa seorang remaja perempuan berinisial GS (16) di Dusun Bidangan, Desa Serambai Jaya, Kecamatan Mukok, Kabupaten Sanggau, Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 18.00 WIB. Korban meninggal dunia setelah tersengat arus listrik di rumahnya saat hendak menggunakan mesin cuci.

Kapolsek Mukok AKP Ambril, S.H., M.A.P membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, insiden bermula ketika korban mencuci pakaian sekolahnya secara manual seperti kebiasaannya sehari-hari. Setelah selesai mencuci, korban berencana mengeringkan pakaian menggunakan mesin cuci.

Menurut keterangan yang dihimpun dari ibu korban, YI, saat itu GS mengambil kabel terminal listrik yang berada di dekat lemari pendingin. Ketika hendak mencabut steker kulkas dari terminal tersebut, korban diduga langsung tersengat arus listrik.

“Ibunya menyampaikan bahwa saat kejadian korban sedang mencuci pakaian sekolah. Itu memang rutinitasnya setiap hari. Posisi ibu korban berada di ruang depan rumah sambil mengasuh bayi bersama seorang kerabat,” ujar AKP Ambril saat dikonfirmasi.

Tak lama berselang, kerabat korban berinisial EW diminta membantu membersihkan bayi. Saat melintas ke ruang tengah sambil menggendong bayi, EW mendapati GS sudah tergeletak di lantai rumah. Ia kemudian segera memanggil ibu korban untuk melihat kondisi anaknya.

YI yang panik langsung berlari menuju ruang tengah dan sempat memegang tubuh korban. Namun, ia merasakan adanya aliran listrik sehingga spontan berdiri dan mencabut steker yang masih terpasang pada terminal listrik yang menempel di tiang dapur rumah tersebut.

“Ibu korban juga melihat tangan anaknya masih memegang terminal listrik dalam kondisi basah dan terdapat busa sabun. Dugaan sementara, tangan yang basah menjadi salah satu faktor yang memperbesar risiko sengatan listrik,” terang Kapolsek.

Setelah aliran listrik diputus, keluarga segera meminta pertolongan warga sekitar dan menghubungi tenaga medis. Dokter Zeni Anzona yang datang melakukan pemeriksaan menyatakan korban telah meninggal dunia di lokasi.

Personil Polsek Mukok yang menerima laporan langsung mendatangi tempat kejadian perkara untuk melakukan olah TKP. Dari hasil pemeriksaan awal, ditemukan terminal listrik yang digunakan korban dalam kondisi rusak dan terdapat lubang pada bagian sampingnya.

Selain itu, kabel yang digunakan diduga tidak memenuhi standar keamanan nasional. Polisi juga menemukan adanya tanda-tanda sengatan listrik pada tubuh korban, antara lain pengelupasan kulit pada telapak tangan kanan, perubahan warna kebiruan pada leher, serta luka bekas sengatan di bagian wajah.

Kapolsek Mukok menegaskan, pihaknya tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan lain pada tubuh korban. Peristiwa tersebut murni kecelakaan akibat sengatan arus listrik di lingkungan rumah tangga.

AKP Ambril mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dalam penggunaan peralatan listrik di rumah.

“Kami mengingatkan para orang tua agar selalu mengawasi anak saat menggunakan peralatan listrik. Gunakan kabel dan perangkat yang berstandar SNI, pastikan tangan dan peralatan dalam kondisi kering, serta jauhkan instalasi listrik dari sumber air,” tegasnya.

Ia juga menambahkan, jika ditemukan kabel yang terkelupas, berlubang, atau tidak layak pakai, masyarakat diminta segera melaporkannya kepada pihak terkait agar tidak menimbulkan korban jiwa.

“Keselamatan keluarga adalah prioritas. Kelalaian kecil dapat berakibat fatal,” pungkas Kapolsek. _(Dny Ard / Humas Res Sgu)_

Publis : Syarif HB 

20/02/2026

Ramadhan Aman dan Tertib, Polres Sanggau Kawal Tarawih di Jami’ Sulthan Ayyub



Sanggau, faktadaerah.id Polda Kalbar - Guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, jajaran Polres Sanggau melaksanakan pengamanan ibadah Sholat Tarawih di Masjid Jami' Sulthan Ayyub, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Kamis (19/2/2026) malam.

Ibadah yang berlangsung mulai pukul 19.00 hingga 20.00 WIB tersebut diikuti sekitar 300 jemaah dari berbagai wilayah di Kelurahan Sungai Sengkuang dan sekitarnya. Kehadiran aparat kepolisian di lokasi menjadi bagian dari langkah preventif untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang menjalankan ibadah.

Sholat Tarawih dipimpin oleh Imam H. Busrani Marka. Suasana ibadah berlangsung khusyuk dan tertib, dengan jemaah memadati area dalam hingga halaman masjid. Arus lalu lintas di sekitar Jalan Pangeran Mas juga terpantau lancar selama kegiatan berlangsung.

Pengamanan dilakukan berdasarkan Surat Perintah Kapolres Sanggau tentang pelaksanaan pengamanan ibadah Sholat Tarawih di masjid-masjid selama Ramadhan 1447 H tahun 2026. Personel yang terlibat dalam kegiatan tersebut merupakan anggota yang tercantum dalam Surat Perintah (Sprin).

Regu V yang dipimpin oleh Kasi Humas Polres Sanggau, Ipda T. M. Pakpahan, bertindak sebagai Perwira Pengendali Lapangan (Padal) dalam kegiatan tersebut. Sebanyak sembilan personel turut diterjunkan untuk melaksanakan pengamanan terbuka dan tertutup di area sekitar masjid.

Ipda T. M. Pakpahan menyampaikan bahwa pengamanan ini bertujuan untuk menciptakan rasa aman dan mencegah potensi gangguan kamtibmas selama pelaksanaan ibadah.

“Kami hadir untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan nyaman. Pengamanan ini juga sebagai langkah antisipasi terhadap tindak kejahatan, khususnya pencurian kendaraan bermotor maupun gangguan keamanan lainnya,” ujarnya di sela kegiatan.

Ia menegaskan, pola pengamanan dilakukan secara humanis dengan mengedepankan pendekatan persuasif kepada masyarakat.

Personel ditempatkan di titik-titik strategis, termasuk area parkir kendaraan jemaah, guna mencegah aksi kriminalitas yang kerap memanfaatkan kelengahan saat ibadah berlangsung.

Selain itu, petugas juga melakukan patroli dialogis serta memberikan imbauan kepada jemaah agar memastikan kendaraan dalam kondisi terkunci ganda. Langkah tersebut dinilai efektif untuk menekan potensi tindak kejahatan di lingkungan rumah ibadah.

Kehadiran aparat kepolisian mendapat respons positif dari masyarakat. Sejumlah jemaah mengaku merasa lebih aman dengan adanya pengawasan langsung dari personel Polres Sanggau selama pelaksanaan Sholat Tarawih.

Secara keseluruhan, kegiatan pengamanan berjalan lancar tanpa adanya gangguan keamanan yang berarti. Polres Sanggau memastikan pengamanan serupa akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan selama bulan Ramadhan, sebagai wujud komitmen dalam menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah hukum Kabupaten Sanggau. _(Dny Ard / Humas Res Sgu)_

Publis : Syarif HB 

19/02/2026

Jamin Kekhusyukan Jemaat, Polsek Parindu Amankan Rangkaian Paskah 2026



Sanggau,faktadaerah.id Polda Kalbar - Pengamanan rangkaian Ibadah Rabu Abu Tahun 2026 di wilayah Kecamatan Parindu, Kabupaten Sanggau, berlangsung tertib dan kondusif. Personel Polsek Parindu diterjunkan untuk mengawal jalannya ibadah yang menjadi penanda dimulainya masa Prapaskah bagi umat Katolik, Rabu (18/2/2026) petang.

Ibadah digelar di Gereja Santa Maria Tak Bernoda, Dusun Pusat Damai, Desa Pusat Damai, mulai pukul 18.00 WIB hingga selesai. Sekitar 1.500 umat menghadiri perayaan yang dipimpin oleh Pastor Fritz Budmiger tersebut.

Pengamanan kegiatan dipimpin langsung Kapolsek Parindu, Ipda N. Ling, S.H., M.Sos., bersama personel Polsek Parindu yang bersinergi dengan tim pengamanan internal gereja. Kehadiran aparat kepolisian bertujuan memastikan umat dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan penuh kekhusyukan.

Kapolsek Parindu Ipda N. Ling mengatakan, pengamanan dilakukan sebagai bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat, khususnya dalam menjamin kebebasan beribadah sesuai dengan keyakinan masing-masing.

“Kami hadir untuk memastikan seluruh rangkaian Ibadah Rabu Abu berjalan aman dan tertib. Ini merupakan komitmen Polsek Parindu dalam memberikan rasa aman kepada umat yang melaksanakan ibadah, sekaligus menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif di wilayah hukum kami,” ujar Ipda N. Ling di sela kegiatan.

Ia menambahkan, pihaknya telah melakukan langkah-langkah preventif sebelum ibadah dimulai, termasuk pengaturan arus lalu lintas di sekitar gereja serta koordinasi dengan panitia dan pengurus gereja.

Hal tersebut dilakukan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun kepadatan kendaraan jemaat.

Menurutnya, sinergi antara kepolisian dan pihak gereja menjadi kunci terciptanya suasana ibadah yang tertib.

“Kami mengapresiasi kerja sama pengamanan internal gereja yang turut membantu pengaturan jemaat. Kolaborasi ini sangat penting agar kegiatan keagamaan dapat berlangsung lancar,” katanya.

Ibadah Rabu Abu sendiri merupakan bagian dari rangkaian perayaan Paskah Tahun 2026 bagi umat Nasrani. Momentum ini memiliki makna spiritual mendalam sebagai awal masa pertobatan dan refleksi diri menjelang Hari Raya Paskah.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan terkendali. Tidak ditemukan gangguan menonjol maupun insiden yang mengganggu jalannya ibadah. Jemaat mengikuti prosesi dengan tertib hingga kegiatan selesai.

Polsek Parindu menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pengamanan pada setiap rangkaian ibadah Paskah berikutnya, guna menjaga stabilitas keamanan dan memperkuat toleransi antarumat beragama di wilayah Kecamatan Parindu.

Dengan pengamanan yang optimal, pelaksanaan Ibadah Rabu Abu di Gereja Santa Maria Tak Bernoda tahun ini menjadi cerminan sinergi positif antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menjaga harmoni serta kedamaian di tengah kehidupan beragama. _(Dny Ard / Humas Res Sgu)_

Publis : Syarif HB 

18/02/2026

Babinsa Koramil 1204-20/Jangkang Bersama Warga Kerja Bakti Sambut Ramadhan di Surau Syratul Islam


‎Sanggau – faktadaerah.id Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H, Babinsa Koramil 1204-20/Jangkang, Sertu Rustam, bersama masyarakat melaksanakan kegiatan kerja bakti di Surau Syratul Islam Dusun Perintis, Desa Balai Sebut, Kecamatan Jangkang, Rabu (18/02/2026).
‎Kegiatan gotong royong tersebut difokuskan pada pembersihan lingkungan sekitar surau, pemotongan rumput, pembersihan bagian dalam tempat ibadah, serta penataan fasilitas pendukung agar jamaah dapat beribadah dengan nyaman selama bulan Ramadhan.
‎Sertu Rustam mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian TNI terhadap lingkungan serta bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.
‎“Melalui kegiatan kerja bakti ini, kita ingin memastikan tempat ibadah dalam kondisi bersih dan nyaman sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk selama bulan suci Ramadhan,” ujar Sertu Rustam.
‎Selain menjaga kebersihan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan kebersamaan antara Babinsa dan warga binaan. Antusiasme masyarakat terlihat dari semangat gotong royong yang ditunjukkan selama kegiatan berlangsung.
‎Dengan adanya kerja bakti tersebut, diharapkan Surau Syratul Islam semakin nyaman digunakan sebagai pusat kegiatan ibadah dan keagamaan masyarakat Dusun Perintis selama Ramadhan.
‎(Pendim 1204/Sanggau)

Pewarta : Syarif HB 

Warga Beduai Serahkan Mortir Diduga Aktif ke Polisi, Diduga Sisa Perang di Dasar Sungai



Sanggau, faktadaerah.id Polda Kalbar - Warga Kecamatan Beduai, Kabupaten Sanggau, digegerkan dengan penemuan satu buah mortir yang diduga masih aktif di wilayah Muara Sungai Beduai. Mortir tersebut ditemukan oleh seorang warga saat menyelam mencari ikan dan selanjutnya diserahkan kepada pihak Kepolisian Sektor Beduai untuk penanganan lebih lanjut.

Peristiwa ini bermula pada Minggu, 15 Februari 2026 sekitar pukul 22.20 WIB. Seorang warga bernama Mario Febrian (33), yang berdomisili di Dusun Timaga, Desa Thang Raya, Kecamatan Beduai, menemukan benda mencurigakan saat menyelam di pertemuan aliran Sungai Beduai. Setelah diperiksa secara kasat mata, benda tersebut diduga merupakan mortir yang masih aktif.

Menyadari potensi bahaya yang dapat ditimbulkan, Mario tidak membawa mortir tersebut ke pemukiman. Ia terlebih dahulu mengangkatnya ke daratan, lalu menyimpannya kembali di aliran Sungai Sekayam yang lokasinya jauh dari permukiman warga sebagai langkah antisipasi guna mencegah risiko ledakan yang tidak diinginkan.

Dua warga lainnya, yakni Oktavianus Leo (41) warga Dusun Timaga, Desa Thang Raya dan Markus Gedeg (37) warga Dusun Berinang, Desa Kasromego, turut mengetahui peristiwa tersebut dan menjadi saksi atas penemuan mortir itu.

Pada Selasa, 17 Februari 2026 sekitar pukul 13.00 WIB, Mario Febrian secara sukarela mendatangi Mako Polsek Beduai dengan membawa mortir tersebut untuk diserahkan kepada pihak kepolisian. Langkah tersebut dilakukan guna memastikan penanganan yang aman dan sesuai prosedur.

Kapolsek Beduai, AKP Heri Triyana, SH., membenarkan adanya penyerahan satu buah mortir yang diduga masih aktif oleh warga. Ia menyampaikan apresiasi atas kesadaran dan tanggung jawab masyarakat dalam menjaga keselamatan bersama.

“Benar, pada hari Selasa siang kami menerima penyerahan satu buah mortir yang diduga masih aktif dari warga. Kami sangat mengapresiasi tindakan saudara Mario yang tidak bertindak ceroboh dan segera menyerahkan temuan tersebut kepada pihak kepolisian,” ujar AKP Heri Triyana.

Menurut Kapolsek, berdasarkan analisa awal, mortir tersebut diduga merupakan sisa konflik bersenjata atau peninggalan masa perang yang pernah terjadi di wilayah Kalimantan Barat. Namun demikian, pihaknya tetap menunggu pemeriksaan lebih lanjut dari tim penjinak bahan peledak (Jibom) untuk memastikan kondisi dan tingkat keaktifannya.

AKP Heri Triyana juga mengingatkan bahwa temuan tersebut menjadi indikasi kemungkinan masih adanya benda serupa yang terpendam di aliran sungai maupun di dalam tanah di wilayah Kecamatan Beduai. Oleh karena itu, kewaspadaan masyarakat sangat diperlukan, khususnya bagi warga yang beraktivitas di sekitar sungai.

“Kami mengimbau masyarakat, terutama yang sering menyelam atau mencari ikan di Sungai Beduai maupun Sungai Sekayam, agar tidak menyentuh atau memindahkan benda mencurigakan yang diduga bahan peledak. Segera laporkan kepada Bhabinkamtibmas atau kantor polisi terdekat untuk dilakukan penanganan secara profesional,” tegasnya.

Sebagai tindak lanjut, Bhabinkamtibmas Polsek Beduai akan melaksanakan kegiatan pembinaan dan penyuluhan kepada masyarakat guna meningkatkan kesadaran tentang bahaya bahan peledak sisa perang. Selain itu, Unit Pengumpulan Bahan Keterangan (Pulbaket) Polsek Beduai juga melakukan deteksi dini dan pemantauan situasi kamtibmas pasca penemuan mortir tersebut.

Hingga saat ini, situasi di wilayah Kecamatan Beduai terpantau aman dan kondusif. Pihak kepolisian memastikan proses pengamanan dan penanganan barang bukti dilakukan sesuai standar operasional guna mencegah risiko yang dapat membahayakan masyarakat. _(Dny Ard / Humas Res Sgu)_

Pewarta : Syarif HB 

17/02/2026

Kodim 1204/sanggau menghadiri undangan semarak pawai obor ramdhan 1447 H. 2026 M.



Sanggau - faktadaerah.id Kodim 1204/SGU menghadiri (samarak Pawai Obor damadhan 1447 H. 2026 M ) bertempat di keraton surya negara sanggau, Jl. Pangeran mas kel. Tanjung sekayam kec.kapuas kab. Sanggau.
Senin 16/02/2026.

Adapun yang hadir dalam acara tersebut yaitu bupati sanggau drs yohanes ontot M.si
Wakil bupati sanggau susana herpena S.sos M.H
Dandim 1204/sanggau diwakili pasiter 1204/sanggau kapten inf demianus 
Raja sanggau pangeran ratu surya negara drs H gusti arman M.si
Anggota DPR RI
Kemenag sanggau 
Kasat binmas polres sanggau 
Ketua PHBI kab sanggau
Ketua M.A.B.M sanggau 
Ketua pom sangga 
Danki III yon A pelopor sanggau 
Kapolsek kapuas 
Samat kapuas 


Sambutan bupati sanggau menyampaikan terimakasih kepada Panitia atas terlaksananya kegiatan pawai obor ini merupakan dalam rangka menyambut bulan suci ramadhan yang penuh berkah, saya ucapkan terimakasih dan selamat datang kepada para peserta dan para tamu undangan.
Pada malam hari ini kita menyaksikan kembali kemeriahan dan kegembiraan dalam menyambut bulan suci ramadan,yang insyalah kita akan menyambut puasa pada hari kamis.

Pemerintah dan Masyarakat Sanggau menyampaikan ucapan selamat menyambut Ibadah Puasa Bulan Suci Ramadhan 1447 H Tahun 2026 kepada umat Islam semoga akan menghantarkan kita semua pada derajat taqwa di sisi Allah SWT, pungkas bupati sanggau.

Dandim 1204/Sanggaudiwakili Pasi TER kapten Inf demianus mengatakan bahwa bulan suci ramadhan merupakan bulan yang penuh Rahmat dengan berbagai kelebihan dan keutamaan yang besar, karena merupakan bulan pengampunan dan bulan berkah bagi umat islam,disamping itu juga, bulan suci ramadhan merupakan perwujudan rasa solidaritas yang tinggi kepada sesama umat, dan rasa ukhuwah yang penuh kasih dan sayang, sekaligus momentum yang tepat untuk meningkatkan kualitas iman dan ketaqwaan, memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan,terang Pasi TER.

Pendim 1204/sanggau

Pewarta : Syarif HB 

15/02/2026

Kodim 1204/Sanggau Tutup KKRI 2026, Perkuat Karakter Generasi Muda


‎Sanggau – faktadaerah.id Komando Distrik Militer 1204/Sanggau menggelar upacara penutupan Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Tahun 2026 di Lapangan Apel Makodim 1204/Sanggau, Minggu (15/2/2026).
‎Upacara dipimpin Kasdim 1204/Sanggau Mayor Arm Duloh selaku Inspektur Upacara yang membacakan amanat Pangdam XII/Tpr. Dalam amanatnya, disampaikan apresiasi atas kelancaran kegiatan serta penghargaan kepada seluruh peserta yang menunjukkan disiplin dan semangat tinggi selama pembinaan.
‎KKRI disebut sebagai bagian dari implementasi arahan Presiden RI, Prabowo Subianto, dalam membangun karakter generasi muda yang nasionalis dan berjiwa bela negara.
‎Kegiatan ini diikuti perwakilan siswa SMA, SMK dan MAN se-Kabupaten Sanggau, didampingi 11 guru pembina. Materi pembinaan meliputi nasionalisme, kepemimpinan, kedisiplinan, wawasan kebangsaan, serta bela negara.
‎Kodim 1204/Sanggau menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pembinaan generasi muda agar menjadi pribadi disiplin, bertanggung jawab, dan cinta tanah air demi menjaga keutuhan NKRI.
‎Pendim 1204/Sanggau

Pewarta : Syarif HB 

14/02/2026

Sasar Siber dan Disiplin, Kodam XII/Tpr Resmi Mulai Operasi Gaktib & Yustisi 2026




​Pontianak – faktadaerah.id Kodam XII/Tanjungpura resmi menabuh genderang penguatan disiplin prajurit melalui dimulainya Operasi Penegakan Ketertiban (Gaktib) dan Operasi Yustisi Polisi Militer TNI Tahun Anggaran 2026. Operasi ini tidak hanya menyasar pelanggaran konvensional, namun juga memperketat pengawasan terhadap kejahatan siber di lingkungan militer.

​Upacara gelar pasukan dipimpin langsung oleh Kepala Staf Kodam (Kasdam) XII/Tanjungpura, Brigjen TNI Putra Widyawinaya, S.H., M.P.M., di Halaman Markas Pomdam XII/Tpr, Jalan Rahadi Usman, Kota Pontianak, Jumat (13/2/2026).

Operasi ditandai dengan penyematan tanda peserta operasi kepada perwakilan personel PM dari tiga matra (AD, AL, dan AU). Dengan mengusung tema "TNI Prima, Taat Hukum, Berdaulat, Indonesia Maju", operasi tahun ini menekankan pada pendekatan edukatif yang didukung oleh modernisasi teknologi informasi. 

Kasdam XII/Tpr ​Brigjen TNI Putra Widyawinaya mengatakan, pelaksanaan Operasi Gaktib dan Operasi Yustisi yang diselenggarakan setiap tahun, pada hakikatnya merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan disiplin, kepatuhan hukum, serta profesionalisme Prajurit dan PNS TNI. 

"Oleh karena itu, pelaksanaan operasi tahun ini harus terus dikembangkan ke arah peningkatan profesionalisme petugas maupun subjek hukum melalui pendekatan edukatif, karena esensi operasi ini adalah proses lanjutan dari upaya pencegahan sekaligus penyelesaian pelanggaran hukum di lingkungan TNI," ujar Brigjen TNI Putra Widyawinaya saat membacakan amanat Panglima TNI.

Kasdam XII/Tpr juga mengingatkan bahwa kecerdasan intelektual saja tidak cukup. Prajurit PM wajib memiliki mental ideologi yang kokoh serta pemahaman hukum yang luas sebagai fondasi dalam menjalankan tugas penegakan hukum secara adil.

​"Prajurit Polisi Militer TNI tidak hanya dituntut cerdas, tetapi juga harus menjadi teladan dalam kepatuhan hukum bagi prajurit lainnya," tegas Kasdam menutup amanatnya. (Pendam XII/Tpr)

Pewarta : Syarif HB 

13/02/2026

Motor Tabrak Truk Boks di Tikungan Jalan Trans Kalimantan, Pengendara Meninggal Dunia



Sanggau, faktadaerah.id Polda Kalbar - Kecelakaan lalu lintas fatal terjadi di Jalan Trans Kalimantan, Dusun Modang, Desa Bagan Asam, Kecamatan Toba, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, pada Rabu (11/2/2026) sekitar pukul 17.15 WIB. Insiden yang melibatkan sepeda motor dan truk boks tersebut mengakibatkan satu orang pengendara meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka berat yang dialaminya.

Peristiwa itu pertama kali diketahui setelah masyarakat melaporkan kejadian tersebut melalui sambungan telepon seluler ke piket penjagaan Mako Polsek Toba. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas segera bergerak menuju tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan penanganan awal sekaligus memastikan kondisi korban.

Setibanya di lokasi, petugas mendapati dua kendaraan masih berada di badan jalan, yakni sepeda motor Yamaha MX King warna hitam biru dengan nomor polisi KB 3928 DAH dan truk boks Mitsubishi Colt Diesel warna kuning bernomor polisi B 9568 QZ. Arus lalu lintas sempat mengalami perlambatan karena posisi kendaraan berada tidak jauh dari tikungan jalan.

Sepeda motor tersebut dikendarai oleh SK, warga Dusun Nek Cicin, Desa Meranggau, Kecamatan Meliau. Sementara truk boks dikemudikan oleh SR (48), warga Jalan Srikaya, Desa Sungai Jawi Luar, Kecamatan Pontianak Barat.

Berdasarkan kronologi sementara, truk boks melaju dari arah Dusun Teraju menuju Dusun Modang dengan kecepatan sedang. Pada saat bersamaan, sepeda motor datang dari Simpang A Dusun Modang menuju arah Desa Teraju.

Ketika tiba di lokasi kejadian yang merupakan jalan aspal hitam dengan kondisi tikungan, tanjakan, serta terdapat cekungan pada badan jalan, sepeda motor diduga kehilangan kendali. Kendaraan roda dua itu kemudian menabrak bagian bemper depan sebelah kanan truk boks.

Benturan keras tidak dapat dihindari. Pengendara sepeda motor mengalami luka parah dan dinyatakan meninggal dunia. Petugas yang berada di lokasi segera mengevakuasi korban ke fasilitas kesehatan terdekat untuk penanganan lebih lanjut.

Kapolsek Toba, Iptu Arnold Rocky Montolalu, SH., MH., mengatakan bahwa pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat guna mengamankan lokasi dan memberikan pertolongan awal.

“Kami langsung mendatangi TKP begitu menerima informasi. Prioritas utama adalah mengevakuasi korban, mengamankan barang bukti, serta melakukan langkah-langkah kepolisian agar situasi tetap kondusif dan tidak menimbulkan gangguan arus lalu lintas,” ujarnya.

Ia menambahkan, personel turut mencatat identitas korban dan para saksi yang berada di sekitar lokasi untuk mendukung proses penyelidikan. Selain itu, kendaraan yang terlibat juga diamankan sebagai barang bukti.

Lebih lanjut, Kapolsek menjelaskan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan Unit Laka Lantas Polres Sanggau guna mendalami penyebab pasti kecelakaan, termasuk melakukan pemeriksaan terhadap pengemudi truk serta saksi-saksi.

“Kami mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati, terutama saat melintas di jalur rawan seperti tikungan dan tanjakan. Pastikan kendaraan dalam kondisi baik serta tetap menjaga kecepatan agar kejadian serupa dapat dicegah,” tegas Iptu Arnold.

Saat ini, kasus kecelakaan tersebut masih dalam penanganan kepolisian. Petugas juga telah membuat sketsa TKP dan berita acara pemeriksaan sebagai bagian dari proses penyelidikan lebih lanjut, sekaligus melaporkan kejadian kepada pimpinan sebagai bentuk pertanggungjawaban tugas di lapangan. (Dny Ard / Humas Res Sgu)

Publis : Syarif HB